Postingan

Menampilkan postingan dengan label IT'S ME

#BeraniKePsikeater Part 7

 Hai, gimana kabar kalian sebulan ini? Lebih banyak kabar baik atau buruk? Aku dapet kabar baik sih, Sini sini, liat ceritaku kontrol lagi yuk, Bulan ini oke banget. Aku ngerasa happy banget. Tapi tumben banget nunggu lama banget buat periksanya. Pas antri, aku ketemu pasien yang baru pertama ke psikeater dan degdegan. Aku coba kasih saran. Bukan saran yang muluk-muluk, tapi sekedar saran untuk cerita semua keluhan dan percaya sama dokternya. Berusaha supaya dia nggak self diagnose juga.  Nah, pas pasien baru itu udah masuk ruang rawat, ada ibu-ibu anterin anaknya periksa. Ibunya kira aku saudara pasien yang aku ajak ngobrol tadi, aku senyum nahan tawa sih. "Nggak Bu, saya pasien juga," balasku sopan. Ibunya kaget lagi, "Adik nggak kelihatan sakit lho."  Aku senyum lagi, "Iya, temen-temen saya juga kalau saya nggak kasih tau, mereka nggak bakalan tau saya sakit jiwa," Ibu itu akhirnya sadar, kalau banyak pasien sakit jiwa malah nggak terlihat seperti orang...

#BeraniKePsikeater Part 6

 Hei hoo Sudah sebulan aja ternyata. Dan maaf kalau bulan ini telat, laptopku lagi eror beberapa hari ini. And, I have bad news for this month. Well, ini tuh bulan kesukaanku. Karena bulan ini, di daerahku itu langit cerah banget sepanjang bulan. Tipe cuaca yang aku suka, tapi bulan ini juga bulan peringatan kematian kakekku dan karakter anime yang kusuka. Ya, aku cewek wibu (kata orang, padahal saya sih masih sayang banget sama Indonesia). Kalau kalian ngerasa aneh aku suka nangis gara-gara anime, ya nggak apa. Soalnya kalian nggak tahu mereka bantu aku banget selama ini.  Sedikit gambaran, aku ulang tahun ditanggal 5, tanggal ulang tahun karakter yang kusuka itu tanggal 8. Besoknya, peringatan setahunnya kakekku. Aku sudah punya feeling yang jelek dan berharap nggak sampai aku benci bulan kesukaanku ini. Biasanya, kalau aku berduka, itu selesai di hari itu. Nangis sepuasnya di hari itu. Berarti tanggal 8-9 itu memang full nangis sampai mata bengkak. I just don't wanna see an...

#BeraniKePsikeater Part 3

 Hai hai hai, It's been a long time nggak bincang tentang konselingku. Baru episode 3, semoga kalian nggak bose sama ocehanku ya, hehe. Halo, akhirnya aku konseling ke-3. Hari ini tuh ngantri lama banget (karena aku lupa banget untuk reservasi online lebih awal). Aku dapet antrian online   no 26. Itu datengnya jam 3.30 sore, dipanggilnya jam 4.30 sore. Setelah masuk, dokternya ya gitu pasti, nanya perkembangan. Konseling kali ini tuh, aku diajak ketawa sama dokternya. Kita cerita satu sama lain, tentang orang yang nggak sadar kalau sebenernya dia itu sakit. Dan gimana aku seharusnya mengontrol mindset yang kupunya. Kata psikeaterku, "Mau selama apapun kamu minum obat, kalau mindset -mu nggak diganti, nggak bisa stabil emosimu.". Dan ya, aku juga udah set mindset yang disarankan dokterku. Ini lagi proses pengontrolan emosi. Dan, konseling kali ini pun, obatnya masih. Kayaknya memang hari ini lagi banyak pasien deh, di apotek aku nunggu satu jam buat ambil obatku. Satu lagi...

#BeraniKePsikeater Part 2

 Yuhuuu, lama ya? Ah lagian kalian emang niat nungguin ini? Oke, di part dua ini, tentu aja aku mau ngobrol konseling keduaku. Evaluasinya, seminggu setelah konseling pertama. Seperti biasa dokternya akan nanya perubahan yang terjadi sama kita. Aku juga cerita gimana perubahanku. Setelah ditanya-tanya sama dokternya, ya pemeriksaannya selesai. Obatnya masih sama, jadi aku nebus obat dulu di apotek.  Pendek ya? tapi serius, kontrol keduaku juga pendek banget. Karena emang nggak ada keluhan apa dalam jangka waktu seminggu itu. Oke, ketemu sebulan lagi ya, See You

Apakah Usaha Kartini Sia-sia?

Hai, udah lama nih nggak nulis di Jurnal, kali ini, setelah nonton film Kartini (directors cut) di bioskoponline.com. Tiba-tiba mikir, perempuan sekarang, apakah usaha Kartini sudah membuat perempuan mendapatkan hak nya?  Edit: Aku baru berani posting hari ini, 21 April 2022 Langsung cuss kuy Apakah Usaha Kartini Sia-sia?  Bertahun-tahun setelah Kartini memperjuangkan hak wanita agar sama dengan pria, apakah usahanya itu sudah berhasil? *tulis di komen ya Sebelum itu, mari kita lihat isu belakangan ini. Perempuan masih menerima ketimpangan pandangan masyarakat. Yah, di lingkungan patriarki seperti Indonesia sulit untuk meyakinkan masyarakat bahwa laki-laki dan perempuan masih bisa berjalan beriringan. Namun, seorang perempuan masih saja terkekang, tidak diberikan pilihan.  "Ngapain lanjut S2? buang-buang waktu tahu nggak." "Udah 26 kan tahun ini, kapan nikah? Mau jadi perawan tua?" "Ngapain sih sekolah tinggi-tinggi, nanti juga jadi ibu rumah tangga." Tiga...

Judes banget deh, ga usah diajak tuh.

 Hai, hari ini aku balik lagi. Nggak tahu deh kenapa pengen banget nulis di sini. Well, i'll share what i feel lately Aku yakin, banyak pendapat 'aku itu orang yang seperti apa' kalau aku tanyain ke orang-orang. Pasti ada yang menganggap aku ramah, atapun jutek yang nggak bisa didekati. Well, nggak salah. Yang namanya pendapat orang, it's okay . Sejujurnya, aku melihat diriku itu sebagai orang yang memperlakukan orang lain sebagai cermin. Apa yang mereka tunjukkan padaku, itulah yang akan aku tunjukkan pada mereka. Aku akui memang, ketika awal bertemu, wajahku judes. But, here Iam . Wajahku memang diciptakan seperti itu, nggak dibuat-buat. Ditambah, aku tipe yang sulit memulai topik dan lebih suka berdiam diri mengamati orang lain. Makin deh, orang-orang nganggep aku judes dan nggak bisa dideketin. Padahal tuh, kalau ada yang mau ngobrol sama aku ya hayuk aja sih. Aku ga milih temen bicara, selama topiknya masih bisa aku imbangin dan juga nyaman. Dan, kalau kalian kete...

Mana yang lebih penting, Proses atau Hasil?

Mana yang lebih penting, Proses atau Hasil? I think, both is important . Kita nggak bisa milih, karena keduanya memang sama-sama penting dan nggak bisa dipisahkan. Ketika kita hanya berpusat pada proses, kita cenderung tidak akan memerdulikan hasilnya. Jadi, kebanyakan orang akan berjuang, lalu ketika melihat hasil, mereka akan pasrah dan berpikir ‘yang penting nggak remidi’ ‘yang penting nggak ngulang tahun depan’ dan masih ada yang penting yang penting lainnya. Ketika kita berpusat pada hasil, pasti kita akan hanya memerdulikan hasil tanpa ingin mengetahui cara apa yang akan kita lakukan untuk meraih hasil tersebut. Miris. Sangat miris. Karena banyak dari kita yang hanya memerdulikan hasil yang akhirnya menghasilkan kecurangan-kecurangan yang sedang merajalela di Indonesia. Menyontek dan kerja sama dengan teman ketika ujian adalah salah satu contohnya. Ketika kita sudah pernah merasakan nilai besar karena kerja sama maupun menyontek, kita akan ketagihan. Karena untuk ...

Coret aja nak

Entah kapan aku merasakan. Sepertinya telah lama. Rasa cinta pada seseorang. Tapi sialnya aku baru menyadari. Menyadari kata-katanya, menyadari perasaanku setelah satu tahun lamanya. Aku hanya ingin merasakannya. Merasakan bagaimana mencintai dan bagaimana dicintai. Tapi hal itu telah menjauh.. jauh...... pergi. Entah ini hanya perasaanku atau yang sebenarnya. Aku hanya merasakan ia telah jauh dariku Aku ingin melihat wajahnya yang tersenyum, terlihat jelas olehku dari jendela tempatku duduk. Aku hanya ingin ia menyapaku... Aku akui aku egois. Aku tak ingin dia bersama yang lain, tapi apa aku bisa mengatakannya ? TIDAK. aku nggak bisa buat apa-apa. Sekali lagi. Aku hanya ingin merasakan jatuh cinta. Aku hanya ingin melihatnya tersenyum. Aku hanya ingin melihatnya bahagia Jika ini yang membuatnya bahagia, akan kurelakan. Jika ini buat dia senang aku harus menyiapkan diri untuk ke zona MOVE ON #IchaHanaTrisha #HaruYuka

Everything Of Me 1

Gambar
By : Trisha Rikasanti Aku benar-benar takut ia menjauhiku. Entah berapa lama ia ada dihatiku. Entah berapa jam aku selalu memikirkannya Kini, ruang diantara kami semakin merenggang. Tapi, aku tak pernah bosan memikirkannya dan memandangnya walau dari jauh. Engkau bak lentera hatiku. Cahaya senyumanmu membuat hatiku tetap hangat. Sikapmu telah membuatku berubah Aku tak ingin berpisah darimu dan aku juga tak ingin kau jauh dariku. Entah apa salahku padamu ? Apakah karena mereka ??? Aku terus berfikir apa yang terjadi padaku jika kau tak ada disini ? jika kau tak menjadi lenteraku ? Akankah aku bisa berdiri tegar di tengah dunia yang luas ? atau aku akan hancur seperti patung yang termakan usia ? Mungkin akhirnya aku tetap bangkit walau ragaku tak bersamaku lagi. Walau kau telah jauh dariku. Ku tahu itu berat, dan mungkin air mata darah telah keluar dari mataku atau mungkin dagingku telah habis dimakan oleh hatiku yang sakit hingga hanya kulit yang membalut tulangku. Dan aku ak...